BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Aspek penting
dalam Pembangunan Nasional Bangsa Indonesia menuju bangsa yang adil dan
sejahtera adalah di mulai dari
Pembangunan Pedesaan. Pembangunan pedesaan sangat penting untuk
dilaksanakan mengingat hampir sebagian besar rakyat Indonesia tinggal di
pedesaan, dan sebagian dari mereka hidup serba kekurangan yang membutuhkan
bantuan terutama dari pemerintah selaku pengabdi masyarakat. Namun untuk bisa
mewujudkan masyarakat yang adil dan sejahtera seperti termaktub salam
Pancasila, tidaklah cukup hanya dengan mengandalkan pemerintah saja.
Dalam
Pembangunan Nasional Bangsa Indonesia, Semua pihak termasuk Perguruan Tinggi
harus juga ikut ambil bagian dan melibatkan diri untuk mewujudkan cita-cita
nasional Bangsa Indonesia tersebut. Anonim (2008), “...KKN) sebagai
proses pembelajaran bagi mahasiswa sekaligus wahana pemberdayaan masyarakat.
Proses pembelajaran yang membentuk pola seperti ini
direncanakan dan dilaksanakan secara sistematis berdasarkan tema yang digali
dari potensi masyarakat, dirumuskan, dan
dilaksanakan bersama masyarakat.
Adapun bentuk pembelajaran yang di rancang, di rencanakan
sedemikian rupa sehingga dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya ini diharapkan
dapat memacu kemampuan masyarakat dalam pengembangan diri dan wilayah sehingga
kesejahteraannya meningkat baik dalam segi pendapatan finansial maupun kualitas
keterampilan, pengetahuan dan wawasan masyarakat itu sendiri. Dalam peran serta
perguruan tinggi pada pembangunan nasional, perguruan tinggi menurunkan
mahasiswa dalam Bentuk Kuliah Kerja Nyata hal ini didasari oleh salah satu isi
dari tri dharma perguruan tinggi yaitu “ pengabdian pada masyarakat
“.berdasarkan pada hal diatas, mahasiswa sebagai kaum intelektual yang memiliki
kesempatan belajar diperguruan tinggi perlu mengimplementasikan ilmu yang
dipelajarinya secara disipliner.
Kuliah Kerja
Nyata Pembelajaran memiliki rencana program-program yang sesuai dengan
kebutuhan, potensi dan kondisi nyata yang ada pada masyarakat pedesaan yang
diharapkan mampu terwujud sehingga dapat mencapai masyarakat yang adil, makmur
dan mencapai tingkat kesejahteraan masyarakat pada akhirnya.
Dalam menjalankan
kukerta Mahasiswa diharapkan mampu meningkatakan pemahaman terhadap masalah
yang dihadapi oleh masyarakat desa. Solusi – solusi yang diharapkan mampu
menjadi jalan keluar terhadap permasalahan yang ada pada masyarakat, yang mana
solusi tersebut dapat dipahami masyarakat sepenuhnya sehingga suatu saat ketika
mahasiswa kukerta meninggalkan lokasi kukerta, masyarakat dapat menyelesaikan
sendiri masalah-masalah yang mereka hadapi dengan pengetahuan dan kemampuan
mereka sendiri.
Dalam
pemecahan masalah yang timbul di daerah pedesaan, ada berbagai alternative yang
bisa digunakan. Semua alternatif tersebut diwujudkan dalam bentuk realisasi
program kerja oleh mahasiswa kukerta, yang pada intinya menyalurkan aspirasi,
saran, pendapat dengan melihat kondisi teknis serta non teknis ditengah
masyarakat serta potensi yang ada di desa tersebut.
Berbagai
permasalahan yang terdapat di tengah masyarakat, harus dapat di carikan
solusinya sesuai kondisi, potensi, keadaan di tengah masyarakat. Bertitik tolak
dari hal tersebut diatas maka disusunlah sebuah laporan akhir
perorangan/monodisipliner yang merupakan laporan pribadi tentang pelaksanaan
program kerja yang telah dilaksanakan dalam pelaksanaan KKN di lokasi kukerta
yang telah ditetapkan. Program kerja monodisiplin disesuaikan dengan prosedur
yang berlaku dan dalam pelaksanaannya diharuskan untuk menjalankan program
kerja monodisiplin sebanyak lima program.
Adapun
berbagai Program kerja monodisiplin yang dilakukan di lokasi kukerta yaitu desa
Lubuk bangkar, kecamatan batang asai, kabupaten Sarolangun provinsi jambi
menyangkut mengenai potensi desa yang ada dan melihat gejala-gejala desa yang
sering terjadi.
Berdasarkan
hasil observasi tersebut barulah mahasiswa KKN menetapkan berbagai program
kerja yang sesuai dari program kerja yang telah direncanakan sebelumnya,
disesuaikan dengan permasalahan yang di hadapi masyarakat dan kondisi yang ada
di tengah masyarakat. Dengan adanya program Kuliah Kerja Nyata yang dijalankan
oleh mahasiswa, diharapkan masyarakat mendapatkan peluang bertukar pikiran dan
bekerja sama dalam memecahkan masalah yang timbul dalam masyarakat dan
disesuaikan dengan program kebijakan dari pemerintah untuk berusaha memeratakan
dan memajukan masyarakat pedesaan disegala bidang.
Oleh karena
itu, mahasiswa kukerta setelah
menjalankan kegiatan KKN, membuat
laporan akhir. Diharapkan laporan akhir ini menjadi salah satu bentuk bukti ataupun sumber data dan juga bahan
evaluasi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pembangunan khususnya pada
desa tempat pelaksanaan KKN, demi tercapainya kesejahteraan masyarakat di
segala aspek kehidupan. Selain itu juga laporan ini juga bisa dijadikan bahan
referensi bagi berbagai pihak dalam mengambil keputusan ataupun kebijakan dalam
pembangunan desa tempat pelaksanaan KKN .
1.2
Tema Kegiatan
Dalam
pelaksanaan kukerta di desa lubuk bangkar, difokuskan pada SDM dalam aspek
pendidikan, sosial ekonomi, dan kesehatan. Dari fokus kerja tersebut, maka tema
yang diangkat dalam kukerta ini adalah
“Memupuk Rasa Kebersamaan Dalam Membangun Desa Yang Maju”
1.3
Tujuan
1.3.1.
Tujuan Umum
1.
Mendekatkan perguruan tinggi dengan masyarakat
2.
Memacu pembangunan masyarakat dengan menumbuhkan motivasi
kekuatan sendiri
3.
Mengadakan perubahan desa menuju desa yang maju
4.
Memenuhi kewajiban mata kuliah dari fakultas, yaitu KKN
5.
Memenuhi tanggung jawab kepada Bapel dengan memberi laporan
KKN yang telah dilaksanakan selama kurang lebih 8 minggu
6.
Mengetahui sejauh mana pelaksanaan program kerja yang telah
terealisasi dengan baik
1.3.2.
Tujuan Khusus
1.
Agar masyarakat lebih mengetahui, terutama Bapel bahwa masih
banyak daerah yang butuh perhatian lebih dari kondisi apapun.
2.
Mengetahui kendala apa saja dan juga berbagai informasi lain
yang diharapkan akan bermanfaat sesuai dengan yang dihadapi mahasiswa KKN dalam
pelaksanaan program kerja.
3.
Mempercepat proses peningkatan kemampuan sumber daya manusia
sesuai dengan dinamika pembangunan.
4.
Mempercepat upaya pengembangan masyarakat kearah terbinanya
masyarakat dinamis yang siap melakukan perubahan-perubahan menuju perbaikan dan
kemajuan yang sesuai dengan nilai sosial yang berlaku.
1.4
Manfaat
1.4.1.
Bagi Mahasiswa
1.
Mahasiswa dapat memberikan gambaran
tentang program kerja yang telah dilaksanakan dilokasi KKN
2.
Pengalaman
belajar menghadapi masyarakat dan pengalaman kerja nyata, membuat mahasiswa
bertambah luas wawasan, lebih bertanggungjawab dan peka terhadap masalah sosial
masyarakat serta dewasa kepribadian
3.
Dengan kukerta mahasiswa dapat jauh
lebih mandiri dari pada sebelumnya
4.
Mahasiswa dapat peka terhadap permasalahan di lingkungan Desa
Lubuk bangkar dimana KKN dilaksanakan.
1.4.2.
Bagi Masyarakat dan Pemerintahan Desa
1.
Sebagai bahan evaluasi bagi
perangkat desa dan masyarakat guna meningkatkan pembangunan yang sesuai dengan
potensi desa.
2.
Sebagai penilaian atas kinerja
posko 23 Desa Lubuk bangkar, Kecamatan Batang
asai, Kabupaten sarolangun oleh tim bapel KKN Universitas Jambi.
1.4.3.
Bagi Perguruan Tinggi
Sebagai
sumber informasi ataupun data mengenai kegiatan KKN yang dijalankan oleh
mahasiswa untuk pertimbangan atau evaluasi hal-hal yang berkaitan dengan
berbagai potensi, kelemahan ataupun permasalahan yang ada pada lokasi KKN